-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kata-Kata Istri kepada Suami yang Dilarang dalam Islam: Menjaga Lisan, Menjaga Rumah Tangga

Sabtu, 07 Februari 2026 | Februari 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-18T21:16:24Z


iimf.biz.id
- Dalam Islam, pernikahan bukan hanya ikatan lahir, tetapi juga ikatan batin yang dibangun dengan akhlak mulia. Salah satu pondasi terpenting dalam rumah tangga adalah menjaga lisan, khususnya dalam komunikasi antara istri dan suami. Ucapan yang tidak terjaga dapat melukai hati, merusak keharmonisan, bahkan mengundang dosa. Oleh karena itu, Islam memberikan tuntunan agar setiap perkataan mengandung kebaikan.

Pentingnya Menjaga Ucapan dalam Rumah Tangga

Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa seorang Muslim hendaknya berkata baik atau diam. Prinsip ini sangat relevan dalam kehidupan rumah tangga. Ucapan istri kepada suami memiliki dampak besar, baik secara emosional maupun spiritual. Kata-kata yang kasar, merendahkan, atau menyakiti hati dapat menjadi sebab hilangnya keberkahan dalam keluarga.

Kata-Kata Merendahkan dan Menghina

Dalam Islam, istri dilarang mengucapkan kata-kata yang merendahkan martabat suami, seperti menghina fisik, pekerjaan, atau penghasilannya. Ucapan semacam ini tidak hanya menyakiti perasaan, tetapi juga bertentangan dengan adab Islami. Menghina pasangan termasuk perbuatan yang dapat menghapus pahala amal kebaikan jika dilakukan terus-menerus.

Ucapan yang Mengandung Kedurhakaan

Islam melarang istri berkata dengan nada menentang secara kasar, membangkang, atau menolak kewajiban rumah tangga tanpa alasan syar’i. Ucapan yang menunjukkan sikap tidak hormat, seperti ancaman, sumpah serapah, atau penolakan dengan emosi berlebihan, termasuk perilaku yang tidak dibenarkan dalam ajaran Islam.

Kata-Kata yang Menyakiti dan Mengungkit Kesalahan

Mengungkit kesalahan masa lalu, membandingkan suami dengan orang lain, atau menyebut kekurangan secara terus-menerus adalah ucapan yang dilarang karena dapat melukai hati. Islam menganjurkan sikap saling menutup aib dan saling memaafkan, bukan membuka luka lama yang justru memperkeruh suasana rumah tangga.

Anjuran Islam: Ucapan Lembut dan Penuh Hikmah

Sebaliknya, Islam sangat menganjurkan istri untuk berbicara dengan lemah lembut, penuh hormat, dan bijaksana kepada suami. Kata-kata yang baik, doa, serta nasihat yang disampaikan dengan cara santun dapat menjadi ladang pahala dan memperkuat ikatan cinta dalam pernikahan.

Penutup

Menjaga lisan adalah bentuk ibadah yang sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya sangat besar. Dengan menghindari kata-kata yang dilarang dalam Islam dan menggantinya dengan ucapan yang baik, rumah tangga akan lebih harmonis, tenang, dan penuh keberkahan. Islam hadir bukan untuk memberatkan, melainkan untuk membimbing umatnya menuju kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Reporter : Ihwan 

×
Berita Terbaru Update